Kamis, 23 Mei 2013

Cerpen buat Ultah IIDN


Kelas Ibu-Ibu Hebooohhh!!
Oleh : Aisha Khairunnisa
Aku bergegas menuju kelas, keringat membasahi dahiku, udara sangat panas hari ini, dan aku terburu-buru, hup! Hampir saja aku terlambat, karena kelas dimulai jam satu siang teng!, sudah kesepakatan antara para siswa dan para guru, jadi mau engga mau aku harus tepat waktu, walau sebelumnya aku sudah minta ijin ke bu guru Indari Mastuti dan bu guru Lygia Pecanduhujan kalau aku akan hadir terlambat karena ada sedikit urusan dengan Bank, hmmmm namun resikonya ya aku akan ketinggalan pelajaran yang sangat penting dan berguna bagiku  dan juga bagi semua siswa yang lain yang kurang lebih dua ratus siswa yang ikut pelajaran hari ini, namun Alhamdulillah aku engga terlambat,

“Ayo berbarissssss!!!!” teriak bu guru Lygya yang postur tubuhnya tinggi besar, suaranya tegas dan penuh wibawa, terkesan galak namun ternyata humoris juga, aku sedikit ketakutan meilhat mimiknya yang serius, tapi akhirnya lumer setelah mendengar candaannya, hmmm!, kuku dan gigi kami diperiksa, aduhhh sabaaarrrr banget, bayangkan! Hampir dua ratus siswa diperiksa semuanya, kalau aku jadi bu guru dah pingsan di tengah jalan, habis ada siswa ynag kukunya panjang dan giginya belum digosok sihhh, *bercanda!

“Sudah siap semuanya?” bu guru Indari Mastuti yang cantik campernik itu menyapa semua siswa, kami menjawab serempak, Siaaaapppp!!! Walau ada beberapa siswa yang terlambat hadir juga, bu guru nan modis itu bak menyihir semua siswa, sehingga engga ada satu pun yang berani bersuara ketika beliau menyampaikan materi tentang pembuatan buku, ya pembuatan buku!, kelas ini memang bukan kelas biasa tapi kelas luarrrr biasa!!! sebab diikuti oleh siswa dari seluruh  penjuru tanah air bahkan  dari luar negeri, dari Sabang sampai Merauke, dari Busan, Dubai, Kurdistan ( Irak ), Malaysia, Singapura dan lain-lain, semua siswa nampak antusias! Kami semua terpaku dengan cara mengajarnya yang super cepat dan sangat bersemangat, entah dicas berapa jam tuh bu guru, batrenya engga habis-habis! Bu guru Lygia selalu mengawasi kami dari kejauhan, kami semua terbawa semangat, bukan karena takut disetrap sama bu guru Lygia namun takut ketinggalan materi yang memang hanya dapat kami 'cerna' selama dua kali pertemuan, dua kali jumat, dan setiap pertemuan hanya dalam waktu dua jam, setelah itu kami boleh bertanya-tanya dan mengerjakan tugas yang diberikan bu guru Indari, kami terasa melompat-lompat saking semangatnya, ada yang serius mengerjakan dan langsung setor tugasnya, ada juga yang masih ngerumpi, ada yang celingukan engga ngerti harus mengerjakan apa, ada yang saling contek, ada yang saling memberi masukan, dan ada juga yang saling koreksi, kelas benar-benar ‘hidup’!

Kulihat mba Pawitri Rahayu yang serius, dari balik kacamata minusnya, dia kelihatan sangat doyan baca dan seriously woman, ada mba Umma Azzura yang baik hati dan selalu membimbingku yang rada lemot masalah teknologi, dia gadis Makassar yang sangat cerdas, tak sungkan membantu siapa saja yang butuh bantuannya, ada mba Mocen Susan yang selalu duduk disampingku, dan berbagi ilmunya, Alhamdulillah mereka semua baik, mba Nunung Nurlela, mba Rachmawati, mba Aprilia Zidan Absony, mba Istiadzah Rochyati Dzakaria, mba Ryfati Djunet, mba Tynafh, mba Dedes Astinah, mba Tini Djayadi, kami selalu ngerumpi di kantin untuk saling berbagi ilmu dan koreksi hasil karya, mba Liza P Aryanto yang senasib denganku karena banyak anak hehehe, suka ikut nimbrung juga, mba Sri Rahayu yang suka cerita kalau ketemu suami hanya sebulan sekali, hmmmm!! Atau mba-mba lainnya yang serius dan cerdas-cerdas, dari penampilannya aku bisa menyimpulkan mereka dari kalangan berpendidikan tinggi, ibu-bu yang doyan baca, doyan nulis dan doyan bisnis, kami bertemu di kelas ini karena kami sama-sama dari grup Ibu-Ibu Doyan Nulis, kami semua merasa haus akan ilmu baru tentang dunia tulis menulis, kami butuh bantuan semua untuk mewujudkan mimpi kami menjadi penulis yang karyanya bermanfaat untuk orang lain, selain dapat membuat dompet gendut atau rekening kami membengkak tentunya ( Aaammiinn!! )

“Sudah siap dengan tugasnya?” tiba-tiba bu guru Indari muncul, kami semua terperangah, hadeuhhh!! Aku belum selesai, yang lain juga masih ada yang 'terseok-seok' dalam mengerjakan tugas karena berbagai kendala yang menghalang, ada juga yang masih 'merangkak' karena belum mengerti akan tugas, ada juga yang sudah selesai mengerjakan tugas, padahal tugasnya begitu sederhana, kami diminta untuk menuliskan mind mapping, keringat dingin mengaliri punggungku, berulang kali kubuat mind mapping, masih juga salah, yang lain dah bisa membuat dengan alat dan teknik yang canggih, aku masih manual dengan pulpen dan kertas, belum lagi ditambah tugas baru membuat out line sebuah buku impian kami, alamakkk!!

“Aisha sudah beres?” Tanya yang lain, aku hanya menggeleng, sambil terus mengerjakan tugas, dead line sudah hampir habis, dan ting! Selesailah sudah out line dan mind mapping buatanku alakadarnya, tepat sehari sebelum dead line,dengan tema facebooker (akupun rela merogoh kocek demi dua buah novel karya Iva Afyanti dengan judul Facebook On Love, demi out line pertamaku!) akhirnya,aku bisa bernafas lega, sambil menunggu keputusan  apakah out line ku diterima atau tidak?, sambil menunggu keputusan itu, aku tak sia-siakan untuk mengobrol dan saling kenalan dengan teman-teman, kebetulan kami disediakan rumah kos-kosan (Rumah Alumni Writerpreneur) oleh bunda markom geulis, sehingga kami engga usah ribet nyari kosan atau pulang kampung sampai minggu depan, engga kebayang mba Umma yang harus bolak-balik Makassar Bandung, atau mba Istiadzah Rohyati Dzakaria yang harus pulang ke Kurdistan karena Yayank tercinta bertugas disana, aku masih mending bisa bolak balik Cianjur Bandung, ongkos pun tak menguras dompet, cukup dengan selembar uang berwarna merah muda bergambar Soekarno-Hatta, dan bisa jajan dulu di area Buah Batu, lumayan!!! ( Jadi inget Cimol, Cak We, Lumpia, Awug, de el el hmmm yummy!!) , tapi kuurungkan untuk pulang kampung, karena tak ingin kusia-siakan waktu untuk menimba ilmu dari teman-teman.

Kamar kosku bersebelahan dengan mba Istiazdah Rohyati Dzakaria dan mba Nunung Nurlela serta mba Tini Djayadi ( padahal mba Tini tinggal di Bandung lhooo, beliau segan untuk pulang karena kerasan tinggal di rumah kos, hehehe), setiap malam kami ngerumpi sambil minum kopi yang selalu disediakan oleh mba Tini Djayadi, aku suka iseng nanya-nanya masalah Kurdistan sama mba Isti (panggilan mba Istiadzah Rohyati Dzakaria, habis namanya panjang banget sihhh…jadi disingkat aja ya!) herannya aku tertarik banget dengan suku Kurdi sejak aku masih gadis dulu, ada sesuatu yang mengusik hati, bukan karena cowoknya ganteng-ganteng lhooo, tapi apa yaaa???!!! Aku engga bisa menyebutkannya, mba Isti dengan senang hati bercerita, dari keindahan alam Kurdistan, masakannya, karakter orang-orangnya, tariannya, eehhh ternyata mba Isti juga pernah ikutan joget sama mereka lhooo, hihihi, lucuuuuu dehhhh!!!, dan yang membuat saya terpana adalahhhhhh…!!!! Cerita tentang pernikahan disana yang mana seorang calon mempelai wanita meminta mas kawin sebesar lima kilogram emas!!! Wowwwwww!!! Kalau dibawa ke Indonesia bisa punya lima buah ruko tuhhh!! (Naluri bisnisku sedang bangkit!! Harap maklum!!)  ahhh…pokoknya mba Isti bercerita banyak tentang kondisi disana, dan tak luput cerita tentang bombing area juga hiyyy ngeri juga ya! ( saking senengnya baca blog mba isti!),   , *colek mba Isti ahh!!

Back to the topic!

“Ayoooo semangatttttt!!!!!!!” bu guru Lygia berteriak-teriak kayak Satpam ngejar maling di Mall!, aku terbirit-birit masuk kelas, hah… heh… hoh!!!, keringat kembali bercucuran, pertemuan kedua siap dimulai, bu guru Indari yang camtik menebar senyum, kami semua terpesona, hmmmm!! ;) ;)

“Selanjutnya adalah….!!” bu guru segera menulis di papan tulis dengan cepat, *gayanya emang begitu, cepat, melompat-lompat dan bersemangat!, kami semua siap pasang mata dan telinga *tadi dua pasang panca indera itu kami simpan dulu di lemari hehehe, :D :D!

“Tugas selanjutnya!” tiba-tiba beliau berbalik ke arah kami

What???” teriakku tak sadar, pikiranku melayang jauh ketika beliau menerangkan tugas, (sssttt… maaf sambil chatting sama Indian friends waktu ikut WP 1 dan WP Artikel!) *edisi buka kartu Emak!

Pardon!” seseorang nyeletuk dari belakang

Opo thoooo..?? Ora mudeng aku…!” bisik seseorang,

“Apaaan sihhh?” mba Tynafh menoleh ke arah mba Pawitri yang serius menyimak, mba Pawitri hanya berdehem! Memberi tanda 'jangan berisik', mba Wulan Habibuw mulai gelisah, dia menoleh ke kanan dan ke kiri, mba Dewi Mayangsari menatap bu guru tak berkedip, mba Lita Alifah dan mba Trance Taranokai saling menendang kaki di kolong meja, suara nya berisik, pasti lah!!! wong mereka pake sepatu lars kayak tentara, hehehe! * huffff maaf bercanda, di kelas ibu-ibu keren ini semua anggun-anggun engga ada yang pake sepatu tentara walaupun suaminya tentara atau ayahnya tentara.

“Sssstttttttttttttttttttttttttttttt!!!!!!!!!!!!!!!!” bu guru Lygia segera bertindak, menenangkan para siswa yang gelisah,

“Mengerti semuanya?” bu guru Indari bertanya, kami semua terdiam

“Maaf bu guru kami belum mengerti!” mba Dedes mengankat tangannya

“Okeeee! Tugasnya adalah membuat artikel semenarik mungkin! Dengan judul seheboh mungkin, dengan berita yang up to date, yang sedang hangat diperbincangkan, yang oke banget dengan gaya menulis masing-masing, do you understand?” bu guru Indari setengah berteriak, 

Yessssss!!!!” kamipun mulai gaduh lagi, sibuk dengan tugas masing-masing, yang kasak kusuk cari contekan, yang ngerumpi, yang buka koran, yang baca majalah, yang buka laptop, yang malah cekikikan di handphone karena kangen suami tercinta, *iiiiihhhh bikin ngiri aja, yang minta tolong sama mbah Google! Aaahhh……. pokonya super duper sibuuukkkkkk!! Aku???? Bengong dulu, *edisi mellow, inget sama misua (suami) tercinta, air mata membasahi pipiku, hik hik hik!!, bu guru Lygia berpaling, takut ikut-kutan nangis bombay melihatku mewek! ,maklum sama-sama ditinggal suami! (peluukkkk mba Lygia!!!)


“ PENGUMUMAN!!”
Isinya, bla.. bla… bla….
Tentang out line yang lolos team INDISCRIPT CREATIVE

Papan pengumuman di depan kelas dipasang besaaaarrrr sekali!

Kami berebut ,melihat hasil usaha dan kerja keras kami, engga ada satu pun yang terlewat!, Semua sukses!, kami sukses belajar! Engga sia-sia bagi kami bertemu di kelas ini, dengan biaya yang super duper murah, kami mendapat banyak ilmu,walau kami tidak dapat ‘ranking’, setidaknya kami sudah berhasil mendapatkan ‘raport’, yang mendapatkan  ranking adalah yang out line nya lolos ke Penerbit, yang lain hanya lolos sampai bu guru dan team Indiscript Creative aja, syukur dehhh segitu juga dah Alhamdulillah  banget!,  berarti kami berhasil membangun rasa percaya diri dan melatih diri untuk disiplin, buktinya kami selalu saja mengikuti kuis yang selalu di sediakan oleh ratu kuis sejati jeng Nunu Elfasa, atau ikut lomba-lomba yang disediakan oleh teman-telan lain seperti mba Esti, Mba Rachmah Suka Chemist dan lainnya, atau sekedar share tulisan di IIDN.Group.

Tak ada pertemuan, tak ada perpisahan,
Aku terharu, air mata tak  bisa kubendung hari ini, kami harus berpisah, walau sesekali kami saling sapa lewat SMS, atau inbox di Facebook, namun kelas heboh ini akan selalu kuingat dan kukenang, juga rumah kosan bunda markom geulis yang nyaman, sampai jumpa teman-teman, Sayonara..!!! Ilalliqoo…!!!  See you again! I will always miss you all!!!.muaacchhhh!!!



Cianjur, 24 mei 2013


“Selamat Ulang Tahun IIDN yang ke-tiga semoga selalu tampil cantik, anggun, dan semakin cerdas, sukses untuk semua!”




NB: Mohon maaf, Cerpen ini hanya rekaan belaka, terinspirasi dari grup IIDN, bagi teman-teman yang namanya saya cantumkan mohon keridhoannya, dan yang tidak kucantumkan namanya disini bukan berarti saya melupakan, maklum nulisnya engga sambil buka facebook! Dan mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan nama!

11 komentar:

  1. hahaha.............. SUKAAAAAAAAAAAAAA! Keren euy!

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks dah komen, hihi jadi malu!

      Hapus
  2. hahaha aku bacanya malah kayak di kejar-kejar juga mb, cepet banget nek baca mengikuti alur ceritanya. keren dan lucu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe maaf nama dikau daku masukkin! trims ya!

      Hapus
  3. hahaha....wah keren ni mbak Aisha....:)

    BalasHapus
  4. trims buat semua yang dah komen ya!

    BalasHapus